Erriyon Knighton (world athletics)

Siapa yang tidak kenal dengan Usain Bolt? Salah satu legenda sprinter di dunia yang namanya saat ini berada di klasemen teratas World Athletics. Dan masih memegang rekor lari 100m putra dengan catatan waktu 9,58 detik.

Namun, nama Usain Bolt kini dibayangi dengan Erriyon Knighton. Sprinter muda asal AS yang disebut-sebut dapat mengalahkan Bolt di tahun-tahun mendatang. Siapakah Erriyon Knighton? Berikut SAC Indonesia rangkum hanya untukmu:

Erriyon Knighton merupakan sprinter muda asal AS. Di usia 20 tahunnya, Erriyon Knighton telah mencatatkan waktu di bawah 10 detik pada nomor 100m putra dan menjadi remaja Amerika pertama yang pernah berlari pada nomor 200m di bawah 20 detik. 

Di nomor 200m putra, Erriyon Knighton memecahkan rekor dunia U-20 milik Usain Bolt yang bertahan selama 18 tahun, dan juga melampaui rekor dunia U-18.

Atlet muda yang kariernya sedang moncer itu melakukan debut di World Athletics Championships yang diadakan pada Juli 2022 di Eugene, Oregon.

Berikut adalah hal-hal penting yang perlu diketahui tentang salah satu sprinter paling menjanjikan di Amerika Serikat, yang menempati posisi keempat dalam nomor 200m di Olimpiade Tokyo 2020.

Olahraga pertama Knighton adalah American Football Bukan Atletik

Empat tahun yang lalu, sebelum menjadi seorang sprinter, Erriyon Knighton, fokus untuk melatih dirinya sebagai cornerback di olahraga American Football. 

Banyak sekolah yang tertarik menawari Erriyon beasiswa. Tampa Hillsborough High School adalah salah satunya. Sekolah tersebut ingin memfasilitasi Erriyon karena minat olahraganya di NFL. Dan beberapa perguruan tinggi Amerika terbaik dengan program American Football yang kuat tertarik untuk merekrut remaja tersebut.

Namun karena sebagian besar aktivitas olahraga beregu dibatasi saat pandemi, Knighton memilih untuk fokus pada minatnya yang lain. Yakni olahraga atletik. 

“Saya baru mulai lari akhir-akhir ini,” kata Knighton dalam sebuah wawancara dengan BBC tentang awal mulanya di bidang atletik sebagai mahasiswa baru.

"Sebelumnya kalian bisa bertanya kepada saya apa itu 100m dan saya tidak akan tahu. Saya tidak tahu apa-apa tentang atletik. Pada akhir tahun itu, saya menyadari bahwa saya agak terpisah dari kelompok dan lebih cepat daripada kebanyakan orang."

Pemegang Rekor Dunia

Lahir di Florida, pada 2004, Erriyon Knighton memilih menjadi profesional di bidang atletik pada Januari 2021. Saat itu, Erriyon berhasil memiliki personal best hingga 9,99 detik tetapi dengan kecepatan angin yang tinggi (+2,7), sehingga catatan waktunya dianggap tidak sah.

Meski begitu, Erriyon Knighton berhasil memecahkan waktu 10 detik di kejuaraan pelajar AS, setelah Trayvon Bromell (9,99, +4.0) pada tahun 2013 dan Matthew Boling (9.98 +4.2) pada tahun 2019.

Baca Juga: 5 Sprinter Tercepat dalam Sejarah Dunia

Lima bulan setelah itu, ia mengalahkan juara Bromell dan juara Commonwealth Games Zharnel Hughes, juga mematahkan rekor terbaik Usain Bolt di World Athletics Championships U18 dengan 20,13 detik yang dicatat pada tahun 2003. Saat itu, Erriyon Knighton mencatatkan waktu pada 20.11.

Saat menjalani final uji coba Olimpiade, Erriyon Knighton berhasil mencatatkan hasil latihan luar biasa. Dia menduduki puncak semifinal 200m dengan waktu 19,91 detik, mengalahkan peraih medali emas dunia Noah Lyles.

Pencapaian tersebut melampaui rekor dunia U20 milik Usain Bolt pada tahun 2004 yaitu 19,93 detik dan juga mematahkan rekor terbaiknya sendiri.

Erriyon Knighton kemudian menjadi salah satu atlet termuda yang bersaing di Tokyo 2020. Ia finis ketiga di nomor 200m dalam waktu 19,84 detik di belakang Noah Lyles dan Kenny Bednarek. Saat ini, Erriyon Knighton mengincar rekor dunia senior Usain Bolt. (*) 

  RELATED ARTICLES