Persaingan penyisihan sprint 100m putra dalam SAC Indonesia 2023 National Championship

Juara sprint 100m putra di SAC Indonesia 2023 Sumatera Qualifiers, M. Deka Pratama, mengaku tak sabar menjalani puasa Ramadan 1445 H. Siswa SMK Jambi, Medan itu siap untuk menikmati hiruk pikuk suasana Ramadan. Meskipun begitu, finalis National Championship 2023 itu mengaku tetap berlatih selama menjalani ibadah puasa. 

"Latihan tetap jalan, malah lebih senang latihan saat puasa, soalnya bisa langsung beli jajanan waktu pulangnya," kata Deka. 

Salah satu kuliner khas Medan yang hanya ada saat Ramadan dan paling ditunggu oleh Deka adalah rotan bakar. Biasanya, rotan bakar disajikan sebagai camilan berbuka. Seperti namanya, rotan muda yang sudah dicuci bersih dibakar. Penyajiannya pun sederhana, rotan dikupas dan dimakan dengan pendamping sambal. 

Baca Juga: 5 Atlet Atletik Dunia yang Tetap Puasa Saat Berkompetisi atau Latihan

"Rotan bakar tuh batak punya. Tapi makan itu aja nggak kenyang sih. Harus ada rujak buah sama gorengan wajibnya juga," lanjut Deka. 

Deka menyebut tak ada alasan bagi student athlete untuk beristirahat latihan ketika puasa. Apalagi, banyak kompetisi besar yang menanti. Jika sedang dalam kondisi tak baik, biasanya ia mencari dorongan motivasi ke teman terdekatnya. Atau berdiskusi sama pelatih. 

"Puasa memang harus dijaga betul. Kalau lagi nggak semangat, bisa jadi cari penyemangat. Seperti jajanan tadi, tapi latihan harus tetap jalan. Karena sebentar lagi ada Kejurnas Atletik, Medan jadi tuan rumah," lanjut Deka. 

Saat disinggung soal kepesertaannya di SAC Indonesia, Deka mengaku sedih bukan main. Pasalnya, ia akan lulus dari jenjang SMA pada 2024 ini. Sehingga, juara Sumatera sprint 100m putra dua kali itu tak bisa kembali berkompetisi di SAC Indonesia musim depan. 

Baca Juga: 4 Cara Menghadapi Puasa Ramadan Sebagai Atlet

"Sedih banget, tahun ini lebih kerasa kenangannya, ketimbang yang musim kemarin, tapi semoga Sumatera akan punya juara-juara lainnya di SAC musim depan," kata Deka. 

SAC Indonesia merupakan hasil kerjasama PB PASI dan DBL Indonesia. Selama dua musim penyelenggaraannya, SAC Indonesia mengalami pertumbuhan luar biasa. Pada penyelenggaraan musim lalu (2022), SAC Indonesia digelar di 9 qualifiers dan berhasil menggaet 31.215 peserta dari 2.135 sekolah. Tahun ini meningkat pesat! SAC Indonesia 2023 diikuti 31.362 peserta dari 2.465 sekolah. Hanya dari 6 qualifiers.

  RELATED ARTICLES