Western Australia Institute of Sports

Pernah dengar nama Herb Elliot? Dia adalah salah satu atlet atletik terbaik sepanjang masa. Pria kelahiran Subiaco, Western Australia itu memiliki spesialisasi lari jarak menengah nomor 1.500 meter.

Herb merupakan peraih medali emas di Olimpiade Roma tahun 1960. Ia juga beberapa kali menjuarai Commonwealth Games di nomor yang sama. 

Herb adalah alumni dari Western Australian Institute of Sport (WAIS). Tempat training camp (TC) para Champion SAC saat berada di Australia selama 1-9 Maret 2023 mendatang. Selain Herb, WAIS mencetak atlet Australia mendunia lainnya. Misalnya, Steve Hooker. Yang menjuarai World Athletics Championships 2009 di nomor lompat galah. 

WAIS memang terkenal sebagai “rumahnya” atlet Australia. Khususnya yang berasal dari Western Australia (WA). Sebagai institut yang dibangun pemerintah untuk berperan aktif memajukan olahraga dalam negeri, WAIS menjalankan program pengembangan untuk 10 cabang olahraga. Di antaranya, atletik, basket, renang, sepeda, senam hingga hockey

WAIS juga berkontribusi mengirimkan wakilnya dalam kejuaraan-kejuaraan bergengsi di masing-masing nomor lomba. Tentunya, mereka telah mencapai prestasi luar biasa. Itu karena WAIS memang memiliki visi dan misi untuk mendukung atlet WA meraih kesuksesan di tingkat nasional dan internasional. 

Dengan fasilitas latihan, penelitian, pengujian hingga pemulihan, para atlet jebolan WAIS mampu menaklukan gelaran Olimpiade, Paralimpiade, hingga World Athletics Championship. 

Institut tersebut dilengkapi lintasan dan lapangan dalam ruangan yang dapat mendukung nomor lompat, lempar dan jajaran disiplin lari. WAIS juga mendukung atletnya menggunakan fasilitas komplit gym centre, kolam renang untuk pemulihan (recovery pools) dan hydrotherapy (hydrotherapy pools). Plus, laboratorium untuk fisiologi. 

WAIS dipercaya oleh SAC Indonesia untuk menjadi lokasi TC para Champion berkat beberapa tata olah mereka untuk para atlet. WAIS punya level coaching terbaik. Juga melibatkan para atlet dalam keilmuan olahraga. Pun menyediakan pelatihan untuk perlombaan kelas dunia. Yang tentunya sangat penting bagi para Champion SAC mengasah soft skill ketika berlomba di masa depan. 

WAIS adalah salah satu dari sekian banyak lokasi yang akan dikunjungi Champion SAC dalam agenda training camp ke Australia. Mereka nantinya juga akan jalan-jalan ke Perth. Dan menghadiri invitasi Athletics West State Track and Field Championships. 

Baca Juga: Sukses Gelar Musim Perdana, Antusias Sambut SAC Indonesia 2023

Training camp ke Australia merupakan reward untuk para juara Energen Champion SAC National Championship, yang digelar di Stadion Madya, Jakarta, Januari lalu. Nantinya, para juara akan menghabiskan waktu kurang lebih seminggu di Negeri Kanguru. 

Musim perdana Energen Champion SAC Indonesia 2022 mendapat apresiasi luar biasa dari berbagai pihak. Termasuk Presiden RI Joko Widodo, yang hadir bersama enam menteri sekaligus pada babak puncak National Championship di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Januari lalu. 

Energen Champion SAC Indonesia 2022 sukses menjaring pelajar bertalenta dari sembilan Regional Qualifiers. Yakni Bali Nusa Tenggara (Mataram), Papua (Mimika), Yogyakarta (Yogyakarta), Kalimantan (Banjarmasin), East Java (Surabaya), North Sumatera (Medan), DKI Jakarta Banten (Jakarta), West Java (Bandung) dan Central Java (Semarang). Sejak akhir September hingga pertengahan Desember. (*)

  RELATED ARTICLES