Perlombaan lari estafet saat Asian Games 2018 di Jakarta (AFP)

Relays atau relay race (lari estafet) menjadi olahraga yang paling memacu adrenalin penonton. Pasalnya, lari estafet dipandang sebagai contoh terbaik dari kerja sama dan koordinasi tim. Cara kerjanya juga mirip seperti olahraga permainan. Sehingga setiap kemenangan bergantung pada kecepatan tim. Bukan individu.

Di zaman modern, lomba lari estafet adalah acara lintasan dan lapangan yang resmi terdaftar dalam Olimpiade di bawah program atletik. Tetapi di masa Yunani Kuno, konsep estafet diterapkan untuk mengirim pesan. Begitu juga peradaban kuno di Benua Amerika. Suku Aztec, Suku Maya, dan Suku Inca juga diberitakan menyelesaikan misi dengan teknik lari bersambung.

Dalam beberapa kasus, ketika pesan atau misi bersifat mendesak, dua utusan terpisah dikirim ke arah berbeda dengan pesan yang sama. Ada pula cara mengirimkan pesan ke satu suku terdekat, lalu suku tersebut menyampaikan ke suku lainnya. Itu terjadi karena satu orang pengirim pesan biasanya tak dapat menempuh jarak jauh dalam waktu singkat.

Cara kerja lari estafet cukup sederhana. Pada Olimpiade dan turnamen internasional, terdapat tim yang terdiri dari empat atlet. Mereka berlari dari jarak sama yang telah ditentukan. Masing-masing harus memindahkan baton (tongkat) dari satu pelari ke pelari untuk melanjutkan perlombaan. Pelari terakhir dalam estafet disebut anchor.

Metode lari estafet dimulai di Amerika Serikat sekitar tahun 1883. Awalnya diperuntukkan bagi para pria. Saat itu, para pelari menggunakan bendera sebagai benda yang dipindahkan dari satu pelari ke pelari lainnya. Sayangnya bendera dianggap tidak praktis. 

Untuk sementara waktu, cukup bagi pelari untuk menyentuh atau disentuh oleh pendahulunya agar bisa melanjutkan pertandingan. Baton, sebuah silinder berongga dari kayu atau plastik, baru diperkenalkan pada 1893. Benda ini nantinya juga akan dibawa oleh peserta SAC Indonesia untuk event relays

Memindahkan tongkat juga membutuhkan teknik dan konsentrasi yang tinggi dari satu pelari ke pelari berikutnya. Dan di sini lah, kekompakkan tim akan diuji. SAC Indonesia akan melombakan tiga nomor relays, yaitu 8x50 meter (SD/Sederajat), 5x80 meter (SMP/Sederajat) dan 4x100 meter (SMA/Sederajat). 

Sebetulnya ada banyak jenis estafet. Seperti estafet sprint medley, yang mengharuskan setiap pelari berlari dengan jarak yang semakin jauh seperti 200 meter, 400 meter, 800 meter, dan seterusnya. Ada juga estafet jarak jauh dan estafet lintas alam.

Namun, ketiganya bukan bagian dari acara Olimpiade atau kompetisi atletik dunia. Dua perlombaan estafet di Olimpiade adalah 4x100 meter dan 4x400 meter untuk pria dan wanita atau campuran. (*)

  RELATED ARTICLES